top of page

Digital Marketing Makin Canggih, Tapi Sistem Bisnis Masih Berantakan? Ini Insight dari IDMC 2026

04-05 June 2026 | Nusantara Hall, ICE BSD, Tangerang

20260608-103352.jpg

 

Digital marketing hari ini sudah berkembang jauh lebih cepat. Bisnis tidak lagi hanya mengandalkan iklan, media sosial, konten, atau campaign untuk menjangkau pelanggan. Di balik strategi pemasaran yang semakin dinamis, perusahaan juga membutuhkan sistem kerja yang lebih rapi, data yang lebih mudah diakses, komunikasi yang lebih terpusat, serta teknologi yang mampu mendukung pertumbuhan bisnis secara menyeluruh.

Karena semakin digital sebuah bisnis, semakin kompleks pula proses yang terjadi di belakangnya. Tim marketing perlu berkoordinasi dengan sales, customer service, finance, operations, hingga manajemen. Customer communication perlu ditangani dengan cepat. Approval harus berjalan lebih efisien. Data harus aman. Workflow harus mudah dipantau. Di saat yang sama, semakin banyak bisnis mulai mencari cara untuk mengimplementasikan AI secara lebih praktis dan relevan dengan kebutuhan mereka.

Hal inilah yang menjadi salah satu insight menarik dari Indonesia Digital Marketing Conference 2026 atau IDMC 2026, yang diselenggarakan pada 4-5 Juni 2026 di Nusantara Hall, ICE BSD, Tangerang.

Dalam event ini, Virtuenet by Prasetia hadir sebagai exhibitor untuk memperkenalkan berbagai solusi teknologi bisnis yang dirancang untuk membantu perusahaan membangun fondasi digital yang lebih kuat, terintegrasi, dan siap berkembang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Digital Growth Tidak Cukup Hanya dengan Marketing Tools

Banyak bisnis ingin meningkatkan digital growth melalui strategi marketing yang lebih agresif. Mulai dari iklan digital, social media campaign, content marketing, CRM, hingga penggunaan AI untuk mendukung produktivitas. Namun, dalam praktiknya, pertumbuhan digital tidak hanya ditentukan oleh seberapa menarik campaign yang dijalankan.

Digital growth juga sangat dipengaruhi oleh kesiapan sistem kerja di dalam perusahaan.

Campaign yang baik tetap membutuhkan koordinasi tim yang jelas. Lead yang masuk harus bisa ditangani dengan cepat. Data pelanggan harus tersimpan dengan rapi. Tim internal perlu memiliki visibility terhadap progress pekerjaan. Approval tidak boleh menghambat eksekusi. Selain itu, bisnis juga perlu menjaga keamanan data, terutama ketika semakin banyak aktivitas kerja dilakukan melalui cloud, SaaS, dan berbagai aplikasi digital.

Di sinilah banyak perusahaan mulai menyadari bahwa digital marketing membutuhkan fondasi teknologi bisnis yang lebih terintegrasi. Bukan hanya tools untuk menjalankan campaign, tetapi juga sistem yang dapat menghubungkan people, process, data, dan customer dalam satu ekosistem kerja yang lebih efisien.

IDMC 2026-30.jpg
IDMC 2026-4 (1).jpg

Virtuenet by Prasetia Hadir di IDMC 2026

Sebagai one-stop business solution partner, Virtuenet by Prasetia hadir di IDMC 2026 untuk memperkenalkan solusi AI-driven, cloud-based, dan customizable yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan berbagai fungsi bisnis.

Virtuenet by Prasetia membuka ruang diskusi langsung bersama para pelaku bisnis, marketer, agency, brand owner, technology company, seller, dan decision maker yang sedang mencari cara untuk meningkatkan efektivitas kerja tim serta memperkuat strategi digital perusahaan mereka.

Selama event berlangsung, booth Virtuenet by Prasetia menjadi tempat bagi pengunjung untuk melakukan product consultation, melihat live demo, berdiskusi mengenai tantangan operasional, serta mengenal berbagai solusi teknologi yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis.

Diskusi yang terjadi tidak hanya berfokus pada digital marketing, tetapi juga melebar ke kebutuhan bisnis yang lebih luas. Mulai dari AI implementation, collaboration platform, workflow automation, cybersecurity, cloud ERP, omnichannel CRM, hingga business intelligence.

Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan teknologi di era digital semakin terhubung. Bisnis tidak hanya membutuhkan solusi untuk menarik pelanggan, tetapi juga sistem yang dapat membantu tim bekerja lebih cepat, lebih aman, dan lebih terstruktur.

Sistem Kerja yang Terintegrasi Jadi Kebutuhan Penting

Salah satu topik yang banyak menarik perhatian selama IDMC 2026 adalah kebutuhan bisnis untuk memiliki sistem kerja yang lebih terpusat.

Banyak perusahaan masih menghadapi tantangan seperti komunikasi tim yang tersebar, dokumen yang tidak tersusun rapi, approval yang masih manual, meeting yang sulit ditindaklanjuti, hingga workflow yang sulit dipantau secara real-time. Kondisi ini dapat membuat proses kerja menjadi lambat, terutama ketika bisnis mulai berkembang dan melibatkan lebih banyak tim.

Melalui Lark, Virtuenet by Prasetia memperkenalkan solusi collaboration dan workflow platform yang membantu bisnis menyatukan berbagai aktivitas kerja dalam satu platform. Lark mendukung kebutuhan komunikasi tim, meeting, document collaboration, task coordination, approval workflow, hingga operational visibility.

Dengan sistem kerja yang lebih terintegrasi, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada tools yang terpisah-pisah dan membangun cara kerja yang lebih efisien. Tim dapat berkolaborasi dengan lebih mudah, proses approval dapat berjalan lebih cepat, dan manajemen dapat memperoleh visibility yang lebih baik terhadap aktivitas operasional.

Bagi bisnis yang ingin bertumbuh di era digital, kolaborasi internal bukan lagi sekadar kebutuhan pendukung. Kolaborasi yang rapi menjadi salah satu fondasi penting agar strategi digital dapat dieksekusi dengan lebih baik.

IDMC 2026-25.jpg

AI Implementation Mulai Menjadi Prioritas Bisnis

Selain workflow dan collaboration, AI juga menjadi salah satu topik yang banyak dibicarakan selama IDMC 2026.

Saat ini, banyak perusahaan sudah mulai tertarik menggunakan AI. Namun, tantangannya bukan hanya mengetahui tools AI apa yang sedang populer, melainkan bagaimana AI dapat diimplementasikan secara tepat ke dalam proses bisnis yang nyata.

Melalui Nextura, Virtuenet by Prasetia memperkenalkan pendekatan AI implementation yang lebih terstruktur. Fokusnya bukan sekadar menggunakan AI sebagai tren, tetapi membantu bisnis menemukan use case yang relevan, mengintegrasikan AI ke dalam workflow, serta membangun solusi yang dapat mendukung produktivitas, customer engagement, marketing operations, dan business process improvement.

AI dapat membantu bisnis bekerja lebih cepat, mengurangi proses manual, meningkatkan efisiensi, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Namun, agar manfaatnya benar-benar terasa, implementasi AI perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan alur kerja masing-masing perusahaan.

Karena itu, bisnis membutuhkan partner yang tidak hanya memahami teknologi AI, tetapi juga mampu membantu menerjemahkannya menjadi solusi yang praktis, scalable, dan relevan dengan proses bisnis.

IDMC 2026-49.jpg

Cybersecurity dan Data Protection Tidak Bisa Diabaikan

Ketika bisnis semakin banyak menggunakan cloud, SaaS, AI, dan berbagai digital tools, keamanan data menjadi semakin penting. Transformasi digital tidak hanya berbicara tentang kecepatan dan efisiensi, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan menjaga akses, perangkat, data, dan aplikasi yang digunakan setiap hari.

Melalui SealSuite, Virtuenet by Prasetia memperkenalkan solusi cybersecurity dan SaaS governance yang mendukung kebutuhan data protection, endpoint security, access control, serta keamanan digital bagi tim modern.

Bagi perusahaan yang mengandalkan banyak aplikasi digital, cybersecurity tidak lagi bisa diposisikan sebagai kebutuhan tambahan. Keamanan harus menjadi bagian dari fondasi operasional agar bisnis dapat terus bertumbuh tanpa mengorbankan kontrol dan perlindungan data.

Hal ini semakin relevan bagi perusahaan dengan tim yang bekerja secara hybrid, menggunakan banyak platform SaaS, atau memiliki kebutuhan akses data lintas divisi. Dengan sistem keamanan yang tepat, bisnis dapat membangun lingkungan kerja digital yang lebih aman dan terkelola.

IDMC 2026-12.jpg

Operasional, Finance, CRM, dan Business Intelligence Juga Semakin Relevan

Selain AI, collaboration, dan cybersecurity, IDMC 2026 juga menunjukkan bahwa banyak bisnis mulai melihat pentingnya sistem yang mendukung operasional, finance, customer engagement, dan data-driven decision making.

Melalui Oracle NetSuite, Virtuenet by Prasetia memperkenalkan solusi cloud ERP yang membantu perusahaan mengelola core operations, finance, reporting, inventory, dan business process dalam satu sistem yang lebih terpusat. Solusi ini relevan bagi bisnis yang mulai berkembang dan membutuhkan kontrol operasional yang lebih kuat.

Untuk kebutuhan planning dan analisis bisnis, Jedox hadir sebagai solusi FP&A dan business intelligence yang mendukung proses budgeting, forecasting, planning, dan data-driven decision making. Dengan sistem perencanaan yang lebih terintegrasi, perusahaan dapat memiliki visibility yang lebih baik terhadap performa bisnis dan membuat keputusan dengan data yang lebih akurat.

Di sisi customer engagement, Qiscus juga menjadi salah satu solusi yang sempat menarik perhatian pengunjung yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang omnichannel CRM. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan untuk mengelola komunikasi pelanggan dari berbagai channel, mempercepat response time, dan membantu tim sales maupun customer service menjadi semakin penting di era digital.

Dengan berbagai solusi tersebut, Virtuenet by Prasetia ingin membantu perusahaan melihat teknologi bukan sebagai tools yang berdiri sendiri, tetapi sebagai ekosistem yang saling terhubung untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara menyeluruh.

IDMC 2026-8.jpg
IDMC 2026-34.jpg

Live Demo dan Product Consultation Membuat Diskusi Lebih Relevan

Salah satu aktivitas penting di booth Virtuenet by Prasetia selama IDMC 2026 adalah live demo dan product consultation. Melalui aktivitas ini, pengunjung dapat melihat langsung bagaimana setiap solusi bekerja dan bagaimana teknologi tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis mereka.

Pendekatan ini membuat diskusi menjadi lebih relevan karena setiap perusahaan memiliki tantangan yang berbeda. Ada bisnis yang ingin memperbaiki workflow internal. Ada yang ingin mulai mengadopsi AI. Ada yang fokus pada keamanan data. Ada juga yang membutuhkan CRM, ERP, atau business intelligence untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.

Dengan memahami kebutuhan pengunjung secara langsung, Virtuenet by Prasetia dapat membantu memberikan rekomendasi solusi yang lebih sesuai. Bukan hanya berdasarkan produk yang tersedia, tetapi berdasarkan pain point dan prioritas bisnis yang sedang dihadapi.

Inilah yang membuat peran technology partner menjadi semakin penting. Bisnis tidak selalu membutuhkan lebih banyak tools, tetapi membutuhkan solusi yang tepat dan dapat terintegrasi dengan cara kerja mereka.

IDMC 2026-20.jpg

Saatnya Melihat Digital Growth dari Sisi yang Lebih Luas

Partisipasi Virtuenet by Prasetia di IDMC 2026 menunjukkan bahwa kebutuhan bisnis di era digital semakin berkembang. Digital marketing tetap menjadi bagian penting dalam pertumbuhan bisnis, tetapi keberhasilannya juga perlu didukung oleh sistem kerja, data, keamanan, operasional, customer engagement, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru seperti AI.

Marketing yang efektif membutuhkan fondasi bisnis yang kuat. Campaign yang baik membutuhkan workflow yang rapi. Customer engagement yang cepat membutuhkan sistem komunikasi yang terpusat. Pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan juga membutuhkan data, planning, security, dan operasional yang dapat berjalan secara terintegrasi.

Melalui pendekatan yang terintegrasi, Virtuenet by Prasetia hadir sebagai one-stop business solution partner untuk membantu perusahaan melihat digital growth dari sisi yang lebih luas. Bukan hanya dari strategi marketing, tetapi juga dari kesiapan sistem, proses, teknologi, dan operasional yang mendukung bisnis untuk tumbuh lebih efisien, aman, dan scalable.

IDMC 2026-48.jpg

Ingin Bisnis Anda Lebih Terintegrasi dan Siap Bertumbuh?

Jika bisnis Anda mulai menghadapi tantangan seperti workflow yang tidak terpusat, penggunaan tools yang terlalu banyak, komunikasi pelanggan yang tersebar, keamanan data yang perlu diperkuat, atau kebutuhan untuk mulai mengimplementasikan AI, sudah saatnya membangun sistem kerja yang lebih terintegrasi.

Tim Virtuenet by Prasetia siap membantu Anda menemukan solusi teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda, mulai dari AI implementation, collaboration platform, cybersecurity, cloud ERP, omnichannel CRM, hingga business intelligence.

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda sekarang melalui WhatsApp bersama tim kami.

bottom of page