top of page

Transformasi Digital Makin Kompleks? Saatnya Satukan Kolaborasi dan Keamanan Bisnis

4 jam yang lalu
5 menit membaca
Transformasi Digital Makin Kompleks? Saatnya Satukan Kolaborasi dan Keamanan Bisnis

Transformasi digital telah mengubah cara perusahaan bekerja. Aktivitas yang sebelumnya harus dilakukan dari kantor kini dapat diselesaikan melalui laptop atau smartphone dari berbagai lokasi. Komunikasi semakin cepat, data semakin mudah diakses, dan berbagai aplikasi hadir untuk membantu setiap kebutuhan bisnis.

Namun, semakin banyak teknologi yang digunakan ternyata tidak otomatis membuat operasional perusahaan menjadi lebih sederhana.

Ketika setiap divisi menggunakan aplikasi yang berbeda, komunikasi bisa tersebar di banyak platform. Data berada di berbagai tempat, proses approval harus berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya, sementara tim IT menghadapi tantangan baru dalam memastikan setiap akses ke sistem perusahaan tetap aman.

Hal inilah yang menjadi salah satu perhatian Miswadi Abu Ihsan, Ketua KOMITKABE, ketika membahas perkembangan transformasi digital perusahaan.

Menurutnya, perusahaan tidak hanya membutuhkan lebih banyak teknologi. Perusahaan membutuhkan teknologi yang komprehensif dan terintegrasi, sehingga berbagai kebutuhan kerja tidak berjalan sendiri-sendiri.

Di saat bersamaan, meningkatnya fleksibilitas kerja juga membuat keamanan menjadi semakin penting.

Lalu, bagaimana perusahaan bisa membangun lingkungan kerja yang cepat, terintegrasi, tetapi tetap aman?

Banyak Tools Belum Tentu Membuat Kerja Lebih Efisien

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan aplikasi bisnis terus berkembang. Tim komunikasi menggunakan aplikasi messaging. Meeting dilakukan melalui platform video conference. Dokumen disimpan di cloud storage. Approval menggunakan sistem tersendiri. Project management menggunakan aplikasi lainnya.

Di satu sisi, setiap teknologi tersebut membantu menyelesaikan kebutuhan tertentu. Namun, ketika jumlah aplikasi semakin banyak, perusahaan dapat menghadapi masalah baru berupa fragmentasi tools.

Karyawan harus berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya hanya untuk menyelesaikan satu pekerjaan. Informasi juga berpotensi tersebar di berbagai platform, sehingga koordinasi menjadi lebih sulit dan perusahaan membutuhkan lebih banyak resource untuk mengelola seluruh sistem tersebut.

Miswadi Abu Ihsan menilai perusahaan membutuhkan tools yang lebih komprehensif dan terintegrasi. Artinya, transformasi digital seharusnya bukan sekadar proses menambahkan aplikasi baru, tetapi juga memastikan teknologi yang digunakan dapat mendukung proses kerja secara menyeluruh. Karena pada akhirnya, tujuan teknologi bukan membuat proses kerja semakin kompleks. Teknologi seharusnya membantu karyawan bekerja lebih sederhana dan perusahaan mengelola operasional dengan lebih efektif.

Pola Kerja Semakin Fleksibel, Risiko Keamanan Bisnis Juga Berubah

Risiko Keamanan

Tantangan berikutnya muncul ketika cara kerja perusahaan semakin fleksibel. Saat ini, karyawan dapat mengakses informasi perusahaan melalui laptop maupun smartphone, baik dari kantor, rumah, maupun ketika sedang melakukan perjalanan bisnis.

Fleksibilitas tersebut tentu memberikan keuntungan besar bagi produktivitas. Tetapi ada pertanyaan penting yang harus diperhatikan perusahaan:

Apakah setiap akses ke data perusahaan sudah benar-benar aman?

Menurut Miswadi, kebutuhan perusahaan saat ini bukan lagi sekadar memastikan karyawan dapat terhubung ke jaringan atau data perusahaan. Keamanannya juga harus diperhatikan, baik dari sisi jaringan maupun data yang diakses. Ia juga menyoroti bahwa mengandalkan VPN saja tidak selalu cukup untuk menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang.

Hal ini menunjukkan adanya perubahan paradigma dalam keamanan bisnis. Jika sebelumnya keamanan banyak berfokus pada perimeter kantor, kini perusahaan harus menghadapi lingkungan kerja di mana pengguna, perangkat, aplikasi, dan data dapat berada di berbagai lokasi. Karena itu, perusahaan membutuhkan pendekatan keamanan yang dapat memberikan kontrol lebih baik terhadap siapa yang mengakses data, perangkat apa yang digunakan, dan resource apa yang boleh diakses.

Kecepatan dan Keamanan Tidak Bisa Dipisahkan

Ketika ditanya mengenai tantangan transformasi digital beberapa tahun ke depan apakah perusahaan harus lebih fokus membuat karyawan bekerja cepat atau menjaga keamanan Miswadi menilai keduanya tidak dapat dipisahkan.

Perusahaan memang dituntut bekerja semakin cepat. Persaingan bisnis membuat organisasi harus mampu mengambil keputusan, berkomunikasi, melakukan approval, dan mengeksekusi pekerjaan tanpa proses yang terlalu panjang. Tetapi kecepatan tersebut tidak boleh mengorbankan keamanan data.

Sebaliknya, sistem keamanan yang diterapkan juga seharusnya tidak menciptakan hambatan berlebihan yang akhirnya menurunkan produktivitas karyawan. Inilah mengapa perusahaan membutuhkan strategi transformasi digital yang mampu menyeimbangkan dua kebutuhan tersebut:

  • Collaboration dan security.

Virtuenet melihat kebutuhan tersebut dapat dijawab melalui kombinasi Lark dan SealSuite. Keduanya memiliki peran berbeda, tetapi dapat saling melengkapi dalam membangun lingkungan kerja digital yang lebih terintegrasi dan aman.

Lark: Membantu Tim Bekerja Lebih Cepat dan Terintegrasi

Lark: Membantu Tim Bekerja Lebih Cepat dan Terintegrasi

Salah satu penyebab lambatnya pekerjaan bukan selalu karena karyawan tidak produktif. Sering kali masalahnya justru muncul karena informasi dan proses kerja tersebar di terlalu banyak aplikasi.

Lark membantu perusahaan membangun digital workspace yang lebih terintegrasi dengan menghadirkan berbagai kebutuhan kolaborasi dalam satu platform.

Mulai dari Chat, Meetings, Calendar, Docs, Drive, Approval, Base, hingga berbagai kebutuhan workflow, tim dapat bekerja dalam ekosistem yang saling terhubung.

Sebagai contoh, informasi yang dibahas melalui chat dapat langsung dikembangkan melalui dokumen kolaboratif. Meeting dapat terhubung dengan kalender. Proses approval dapat dilakukan secara digital. Sementara kebutuhan pengelolaan data dan workflow dapat dikembangkan melalui Lark Base.

Dengan pendekatan ini, karyawan tidak perlu terus-menerus berpindah aplikasi untuk menyelesaikan pekerjaan. Kolaborasi menjadi lebih sederhana, proses kerja dapat berjalan lebih cepat, dan perusahaan memiliki kesempatan untuk mengurangi silo informasi antar-divisi. Bagi perusahaan yang memiliki banyak departemen, cabang, maupun tim dengan pola kerja hybrid, integrasi seperti ini menjadi semakin penting.

SealSuite: Menjaga Akses Data Perusahaan Tetap Aman

SealSuite

Semakin fleksibel cara kerja karyawan, semakin penting bagi perusahaan untuk memastikan bahwa fleksibilitas tersebut tidak membuka celah keamanan baru.

Di sinilah SealSuiteĀ berperan. Jika Lark membantu meningkatkan produktivitas dan kolaborasi, SealSuite membantu perusahaan memperkuat keamanan akses terhadap aplikasi, perangkat, jaringan, dan data perusahaan.

SealSuite mendukung pendekatan Zero Trust Security, di mana akses tidak diberikan hanya karena seseorang berhasil terhubung ke jaringan perusahaan. Identitas pengguna, kondisi perangkat, hak akses, hingga resource yang ingin diakses dapat menjadi bagian dari kontrol keamanan.

Kemampuan seperti Single Sign-On (SSO), Multi-Factor Authentication (MFA), access control, endpoint management, hingga perlindungan akses terhadap resource perusahaanĀ membantu tim IT memiliki kontrol yang lebih terpusat.

Pendekatan ini menjadi semakin relevan ketika karyawan dapat bekerja melalui laptop atau smartphone dari berbagai lokasi. Tujuannya bukan membuat proses akses semakin rumit. Justru perusahaan membutuhkan mekanisme keamanan yang dapat berjalan bersama produktivitas, sehingga karyawan tetap dapat bekerja dengan cepat tanpa mengorbankan perlindungan terhadap data perusahaan.

Kerja Cepat dan Akses Data Aman Bukan Lagi Pilihan

Transformasi digital perusahaan tidak lagi hanya berbicara mengenai ā€œaplikasi apa yang harus digunakanā€.

Pertanyaan yang lebih penting adalah:

Apakah teknologi tersebut benar-benar membuat tim bekerja lebih cepat sekaligus menjaga akses data perusahaan tetap aman?

Perusahaan perlu memastikan karyawan memiliki tools yang membuat pekerjaan lebih sederhana, kolaboratif, dan efisien.

Di saat yang sama, perusahaan juga perlu memastikan bahwa setiap akses ke aplikasi dan data tetap berada dalam kontrol yang tepat. Karena itu, produktivitas dan keamanan seharusnya tidak berjalan sendiri-sendiri.

Lark membantu perusahaan membangun workflow dan kolaborasi yang lebih terintegrasi. SealSuite membantu menjaga akses terhadap lingkungan digital perusahaan tetap aman. Dua kebutuhan yang berbeda, tetapi seperti yang disampaikan Ketua KOMITKABE, keduanya harus saling berhubungan.

Mau Kerja Tetap Cepat Tanpa Mengorbankan Keamanan Data?

Semakin digital sebuah perusahaan, semakin penting untuk memastikan produktivitas dan keamanan berjalan beriringan.

Dengan kombinasi Lark untuk kolaborasi dan produktivitasĀ serta SealSuite untuk keamanan akses dan data, perusahaan dapat membangun lingkungan kerja yang lebih cepat, terintegrasi, dan tetap terkontrol.

Ingin tahu bagaimana perusahaan Anda bisa bekerja lebih cepat tanpa mengorbankan keamanan akses dan data?

Virtuenet dapat membantu Anda memahami bagaimana Lark dan SealSuite dapat diterapkan sesuai kebutuhan workflow, pengguna, perangkat, serta sistem yang digunakan perusahaan. Hubungi tim Virtuenet sekarang untuk konsultasi dan temukan solusi yang tepat untuk membangun cara kerja yang lebih terintegrasi, produktif, dan aman.





Temukan insight lainnya dari solusi Virtuenet:

FAQ (Frequently Asked Questions)

  1. Apa perbedaan fungsi Lark dan SealSuite?

    Lark berfokus pada produktivitas dan kolaborasi dengan mengintegrasikan kebutuhan seperti komunikasi, meeting, dokumen, approval, calendar, dan workflow dalam satu platform. SealSuite berfokus pada keamanan digital, termasuk pengelolaan identitas, akses, perangkat, dan resource perusahaan.

  2. Bagaimana Lark dan SealSuite membantu perusahaan bekerja cepat tetapi tetap aman?

    Lark membantu menyederhanakan proses kerja dan mengurangi perpindahan antar-aplikasi, sementara SealSuite membantu mengontrol siapa yang dapat mengakses aplikasi dan data perusahaan serta dari perangkat apa akses tersebut dilakukan. Dengan begitu, produktivitas dan keamanan dapat berjalan secara bersamaan.

  3. Apakah Lark dan SealSuite cocok untuk perusahaan dengan sistem hybrid atau remote working?

    Ya. Lingkungan kerja hybrid membuat karyawan mengakses aplikasi dan data dari berbagai lokasi serta perangkat. Platform kolaborasi terintegrasi dan sistem keamanan dengan kontrol akses yang lebih terstruktur dapat membantu perusahaan mempertahankan fleksibilitas kerja sekaligus meningkatkan keamanan.

Virtuenet IG Background 01.jpg
lark lets get started.jpg

Hubungi kami sekarang!

Thanks for submitting!

bottom of page