Gagal Rekap Target Tim? Ini Cara Biar Evaluasi Lebih Terarah
- Virtuenet

- 15 Jan
- 6 menit membaca

Rekap target tim sering kali terdengar sederhana, tetapi dalam praktiknya justru menjadi salah satu proses yang paling sering gagal. Target sudah ditetapkan, tugas dibagikan ke masing-masing karyawan, dan aktivitas kerja berjalan setiap hari. Namun saat evaluasi dilakukan, data tidak sinkron, pencapaian target tidak jelas, dan diskusi berakhir tanpa arah yang konkret.
Secara umum, rekap target tim sangat penting untuk memastikan seluruh tujuan dan sasaran perusahaan dapat tercapai secara terukur dan terstruktur. Masalah ini bukan hanya berdampak pada evaluasi kinerja, tetapi juga pada kinerja tim, kinerja karyawan, hingga kinerja perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana cara memperbaikinya dengan target yang jelas dan terukur. Diperlukan sistem monitoring yang efektif agar proses evaluasi dan pencapaian target dapat berjalan optimal. Penerapan sistem yang terstruktur akan membantu perusahaan dalam memantau dan mengevaluasi kinerja tim secara lebih baik.
Rekap Target Tim Sering Gagal Karena Tidak Dikelola dalam Satu Sistem
Banyak perusahaan masih melakukan rekap target tim secara manual. Data tersebar di berbagai dokumen, chat, dan laporan terpisah. Akibatnya, tidak ada satu sumber data yang benar-benar bisa dijadikan acuan dalam satu sistem. Jika tidak ada sistem terpadu, perusahaan akan kesulitan memastikan efektivitas proses kerja dan berisiko kehilangan arah terhadap tujuan bisnis jangka panjang.
Ketika target dan progres kerja tidak berada dalam satu tempat, evaluasi menjadi sulit dilakukan. Tim Anda mungkin bekerja keras setiap hari, tetapi hasil kerja tersebut tidak tercermin secara jelas dalam laporan evaluasi. Sistem yang baik adalah sistem yang dapat memudahkan pemantauan, pelaporan, dan analisis data secara real-time.
Hal ini sering terjadi bukan karena kurangnya usaha, melainkan karena sistem yang digunakan untuk rekap target tidak dirancang untuk mendukung evaluasi yang terukur. Tim yang efektif sangat bergantung pada sistem yang mampu menyediakan data akurat untuk mendukung pengambilan keputusan. Sistem terpadu diperlukan untuk melakukan hal seperti analisis performa dan perbaikan proses kerja.
Evaluasi Kinerja yang Tidak Berbasis Data Sulit Menghasilkan Keputusan yang Tepat
Evaluasi kinerja seharusnya membantu perusahaan memahami:
Apa yang sudah berjalan dengan baik
Apa yang tidak berjalan sesuai rencana
dan apa yang perlu diperbaiki ke depan
Setelah memahami poin-poin di atas, anda bisa mulai mengumpulkan data dan melakukan analisis untuk meningkatkan evaluasi berbasis data. Namun jika evaluasi hanya berdasarkan opini atau ingatan, hasilnya cenderung subjektif. Evaluasi seperti ini tidak berbasis data, sehingga sulit digunakan untuk mengambil keputusan yang lebih baik. Untuk menghindari hal ini, ini anda dapat mulai dengan mengisi data evaluasi kinerja tim secara rutin agar hasilnya lebih objektif.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi:
Pencapaian target tim
Pengelolaan sumber daya
Hingga arah tujuan bisnis
Langkah-langkah berikutnya akan membahas metode dan alat yang akan membantu anda dalam melakukan evaluasi berbasis data.
Kinerja Karyawan dan Kinerja Tim Sulit Diukur Tanpa Indikator yang Jelas
Tanpa indikator kinerjaĀ yang disepakati sejak awal, perusahaan akan kesulitan mengukur hasil kerja karyawan. Penilaian terhadap karyawan yang memiliki integritas, inisiatif, dan tanggung jawab sangat penting untuk memastikan evaluasi yang objektif. Kinerja karyawan sering dinilai dari jam kerja, bukan dari hasil kerja yang sebenarnya. Padahal, yang dibutuhkan perusahaan adalah sistem evaluasi yang:
Memiliki target yang jelas
Dapat digunakan untuk mengukur pencapaian target
dan relevan dengan tugas yang diberikan serta mendorong perilaku yang baik dalam bekerja
Jika indikator tidak jelas, karyawan pun tidak tahu apa yang sebenarnya diharapkan dari mereka. Selain itu, pengaruh orang lain seperti rekan kerja atau faktor eksternal juga dapat memengaruhi kinerja individu dalam mencapai target tim.
Kinerja Perusahaan dan Strategi: Menghubungkan Evaluasi dengan Tujuan Bisnis
Kinerja perusahaan sangat erat kaitannya dengan strategi bisnis yang dijalankan. Oleh karena itu, evaluasi kinerja harus menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mencapai tujuan bisnis yang telah ditetapkan. Dalam melakukan evaluasi kinerja, perusahaan perlu memastikan bahwa setiap target yang diberikan kepada karyawan dan tim selaras dengan visi dan misi perusahaan.
Anda dapat menggunakan data yang akurat dan terpercaya untuk mengukur kinerja karyawan dan tim, sehingga evaluasi yang dilakukan benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan. Selain itu, evaluasi kinerja yang dilakukan secara adil dan transparan akan meningkatkan kepercayaan anggota tim dan mendorong mereka untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Dengan demikian, perusahaan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan efektif untuk mendukung pencapaian tujuan bisnis dan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan.
Masalah Rekap Manual: Tidak Efisien dan Sulit Digunakan untuk Evaluasi

Rekap manual membuat proses evaluasi menjadi memakan waktu, tidak efisien, dan sulit ditelusuri kembali. Sistem rekap yang baik harus mencakup data real-time, pencapaian target individu dan tim, serta riwayat perubahan kinerja. Ini mencakup indikator utama, catatan aktivitas, dan hasil evaluasi yang dapat diakses kapan saja.
Data baru dikumpulkan di akhir periode, sehingga evaluasi selalu tertinggal. Jika target tidak tercapai, perusahaan baru mengetahuinya ketika semuanya sudah terlambat. Metode digital dan aplikasi monitoring kinerja adalah pilihan terbaik untuk memastikan evaluasi berjalan efisien dan akurat.
Karyawan untuk Meningkatkan Kinerja: Peran Aktif dalam Proses Evaluasi
Karyawan memiliki peran yang sangat penting dalam proses evaluasi kinerja. Oleh karena itu, setiap karyawan perlu memahami tujuan evaluasi kinerja dan bagaimana kontribusi mereka dapat membantu perusahaan mencapai target yang telah ditetapkan. Anda juga dapat memberikan umpan balik yang konstruktif kepada karyawan untuk membantu mereka berkembang dan meningkatkan kinerja.
Selain itu, perusahaan harus memastikan bahwa evaluasi kinerja dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, sehingga setiap karyawan untuk dapat terus memperbaiki diri dan berkontribusi lebih baik terhadap pencapaian tujuan bisnis. Dengan melibatkan karyawan secara aktif dalam proses evaluasi, perusahaan tidak hanya meningkatkan kinerja individu, tetapi juga memperkuat kinerja tim dan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Anda juga bisa menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan dan pencapaian target yang lebih optimal.
Lark OKR: Rekap Target Tim dan Evaluasi Kinerja Berbasis Data dalam Satu Sistem

Untuk mengatasi masalah tersebut, perusahaan membutuhkan pendekatan yang berbeda. Bukan hanya mencatat target, tetapi mengelola target dan evaluasi kinerja dalam satu sistem yang terintegrasi.
Di sinilah Lark OKRĀ berperan. Lark OKR membantu perusahaan menyusun target dan indikator kinerja yang jelas, memantau progres kerja secara berkala, serta melakukan evaluasi kinerja berbasis data. Dengan menggunakan Lark OKR, anda akan merasakan kemudahan dalam mengelola rekap target tim secara efektif dan efisien.
Dengan Lark OKR, rekap target tim tidak lagi dilakukan di akhir periode, melainkan berjalan seiring dengan aktivitas kerja sehari-hari. Selain itu, peran Leaders, Strategists, Specialists, Communicators, dan Innovators dalam tim akan semakin jelas, sehingga struktur, akuntabilitas, dan pemecahan masalah maupun alignment antar divisiĀ dapat terjaga dengan baik.
Bagaimana Lark OKR Membantu Evaluasi Kinerja Karyawan dan Tim

Melalui Lark OKR, target diturunkan menjadi objective yang terukur dan dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja karyawan maupun kinerja tim, dengan fitur-fitur yang dapat mendukung proses evaluasi secara transparan dan efisien.
Setiap anggota tim dapat melihat:
Target yang harus dicapai
Progres kerja yang telah dilakukan
dan kontribusinya terhadap tujuan bisnis
Hal ini membantu tim Anda bekerja lebih terarah dan fokus pada pencapaian target yang telah ditetapkan.
Evaluasi Kinerja yang Lebih Objektif dan Terukur
Karena seluruh data tersimpan dalam satu sistem, evaluasi tidak lagi bergantung pada opini. Manajer dan atasan dapat melakukan evaluasi yang efektif berdasarkan data yang jelas dan relevan. Evaluasi seperti ini:
Lebih adil
Lebih transparan
dan membantu karyawan memahami apa yang perlu ditingkatkan
Digunakan untuk Mengukur Pencapaian Target Tanpa Menambah Beban Administrasi
Salah satu keunggulan pendekatan ini adalah efisiensi. Lark OKR digunakan untuk memantau progres dan melakukan evaluasi tanpa perlu laporan manual tambahan.
Rekap target terjadi secara otomatis dari aktivitas kerja yang sudah berjalan, sehingga proses evaluasi menjadi lebih efisien dan tidak membebani tim.
Evaluasi Kinerja yang Tepat Membantu Perusahaan Mencapai Target dengan Lebih Baik
Ketika evaluasi kinerja dilakukan dengan cara yang tepat, perusahaan akan lebih mudah memahami kinerja tim secara keseluruhan, mengelola sumber daya dengan efektif, dan mengambil keputusan yang sesuai dengan tujuan bisnis. Dari evaluasi yang terstruktur, perusahaan dapat merancang langkah-langkah yang akan meningkatkan efektivitas kerja dan pencapaian target di masa depan.
Jika tidak dilakukan secara terstruktur, perusahaan berisiko kehilangan arah terhadap tujuan bisnis jangka panjang dan menurunnya relevansi cara kerja tim. Corporate Specialists at Target juga berperan penting dalam perencanaan strategis jangka panjang dan efisiensi operasional, sehingga evaluasi yang terukur menjadi sangat krusial.
Evaluasi yang berbasis data membantu perusahaan melihat apa yang benar-benar terjadi di lapangan, bukan sekadar asumsi. Jika Anda ingin melakukan evaluasi kinerja karyawan dan tim secara lebih terarah dengan Lark OKR, Hubungi tim Ā Virtuenet untuk diskusi dan demo, dan mulai kelola rekap target tim serta evaluasi kinerja secara lebih terukur, efisien, dan berbasis data.
Temukan insight lainnya dari solusi Virtuenet:
Capek Pindah-Pindah Aplikasi buat Kerja? Ini Cara Biar Lebih Efisien
AI vs Manual Forecasting: Mana yang Lebih Efektif untuk Perencanaan Keuangan?
Cara Lindungi Bisnis Digital dari Downtime dengan Teknologi Database Terdistribusi
Turnover Karyawan Tinggi? Ini 5 Kesalahan Manajemen SDM yang Sering Tidak Disadari




