top of page

Software Akuntansi: 12 Pilihan Terbaik per Kelas Perusahaan

12 Jul
8 menit membaca

Diperbarui: 24 Sep

Manajer keuangan dan akuntan membandingkan dasbor software akuntansi di dua layar di kantor modern

Software akuntansi adalah aplikasi yang mencatat transaksi keuangan perusahaan ke dalam jurnal dan buku besar, lalu menyusunnya menjadi laporan laba rugi, neraca, dan arus kas secara otomatis. Fungsi utamanya mencakup pencatatan transaksi, penerbitan faktur, rekonsiliasi bank, pengelolaan pajak, dan pelaporan keuangan. Pilihan terbaiknya tidak tunggal, karena kebutuhan usaha kecil, perusahaan menengah, dan grup usaha berbeda jauh.


Artikel ini menyusun 12 software akuntansi yang relevan untuk perusahaan di Indonesia menurut tiga kelas perusahaan, lengkap dengan kriteria untuk menentukan kelas Anda dan tanda kapan pembukuan perlu naik ke ERP. Sebagai pengungkapan: Virtuenet by Prasetia adalah partner resmi Mekari dan Oracle NetSuite, sehingga dua produk itu dibahas lebih rinci berdasarkan halaman resminya. Produk lain ditulis pada tingkat positioning yang terdokumentasi publik, tanpa harga dan tanpa klaim fitur yang tidak kami verifikasi.


Cara Memilih Software Akuntansi: Tentukan Kelas Perusahaan Dulu

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah membandingkan daftar fitur sebelum tahu kelas kebutuhan sendiri. Usaha kecil yang membeli sistem kelas menengah membayar kerumitan yang tidak terpakai; perusahaan multi-entitas yang bertahan di aplikasi pembukuan sederhana menanggung rekap manual setiap bulan. Lima pertanyaan berikut menempatkan perusahaan Anda pada kelas yang tepat.


  • Jumlah entitas dan lokasi. Satu badan usaha di satu lokasi berbeda kebutuhannya dengan tiga PT yang harus dikonsolidasikan, atau satu PT dengan sepuluh cabang dan gudang.

  • Volume dan jenis transaksi. Ratusan faktur per bulan dengan termin pembayaran menuntut pengelolaan piutang yang serius; usaha ritel menuntut integrasi kasir.

  • Kepatuhan pajak. Perusahaan Pengusaha Kena Pajak memerlukan alur faktur pajak yang rapi. Sejak administrasi pajak berpindah ke Coretax DJP, pastikan vendor menjelaskan cara sistemnya terhubung ke penerbitan faktur pajak.

  • Kontrol internal. Berapa lapis persetujuan yang dibutuhkan, siapa yang boleh mengubah jurnal, dan apakah auditor meminta jejak perubahan yang lengkap.

  • Integrasi. Sistem penggajian, kasir, marketplace, perbankan, dan aplikasi pengeluaran karyawan idealnya mengalir ke pembukuan tanpa input ulang.


Diagram tangga pilihan software akuntansi per kelas perusahaan: UMKM, menengah, dan enterprise

Dari jawaban itu, perusahaan biasanya jatuh ke salah satu dari tiga kelas: usaha kecil dengan satu entitas, perusahaan menengah dengan banyak cabang dan kontrol berlapis, atau grup usaha yang butuh konsolidasi lintas entitas. Daftar di bawah mengikuti pembagian tersebut.


12 Software Akuntansi Terbaik untuk Perusahaan Indonesia

Urutan di dalam setiap kelas bukan peringkat. Nama yang lebih dahulu disebut bukan berarti lebih baik; semuanya dipilih karena masih aktif dipasarkan untuk perusahaan di Indonesia dan mewakili pendekatan yang berbeda.


Kelas UMKM dan usaha kecil

Pemilik usaha kecil memeriksa aplikasi akuntansi di ponsel bersama staf keuangan yang memindai struk

Pada kelas ini, aplikasi akuntansi yang baik adalah yang bisa dipakai pemilik usaha tanpa latar belakang akuntansi: pencatatan penjualan dan pengeluaran cepat, faktur bisa dikirim dari ponsel, dan laporan dasar tersedia tanpa penyetelan panjang.


1. Kledo. Aplikasi cloud asal Indonesia yang memposisikan diri untuk usaha kecil yang baru mulai merapikan pembukuan. Menawarkan pencatatan penjualan dan pembelian, pengelolaan stok sederhana, dan laporan keuangan dasar dengan antarmuka yang ringan.


2. Zahir Accounting. Pemain lama di pasar akuntansi Indonesia dengan pilihan versi desktop maupun online. Kekuatannya pada jangkauan modul untuk usaha kecil-menengah yang ingin sistem cukup lengkap tanpa berpindah ke kelas atas.


3. Bee Accounting. Menggabungkan fungsi kasir dan pembukuan dalam satu paket, sehingga populer di usaha ritel dan makanan-minuman skala kecil. Cocok bila transaksi harian di kasir adalah sumber data utama laporan keuangan.


4. Paper.id. Berangkat dari platform penagihan dan pembayaran, kini menyediakan fungsi pembukuan untuk UMKM. Unggul untuk usaha yang volume fakturnya tinggi dan ingin penagihan serta penerimaan pembayaran terhubung langsung ke catatan keuangan.


Kelas perusahaan menengah

Ciri kelas menengah: banyak pengguna dari beberapa divisi, ada cabang atau gudang lebih dari satu, persetujuan berjenjang, dan pemeriksaan oleh auditor eksternal. Di kelas ini, software pembukuan keuangan harus mengunci kontrol, bukan hanya mencatat.


5. Mekari Jurnal. Produk akuntansi cloud untuk perusahaan menengah dari ekosistem Mekari. Halaman resmi Mekari Jurnal menyebut automasi jurnal dan buku besar, rekonsiliasi langsung dari mutasi rekening bank, serta lebih dari 40 template laporan keuangan siap pakai yang bisa disesuaikan per divisi atau entitas. Untuk kontrol, tersedia alur approval yang terstruktur dan audit trail otomatis; untuk operasi, inventori real-time di semua lokasi gudang dan integrasi API terbuka ke POS, marketplace, serta perbankan.


Sementara itu, halaman modul software akuntansi Mekari Jurnal menambahkan pengelolaan perpajakan yang terhubung ke sistem resmi lewat Mekari Klikpajak dan dukungan untuk perusahaan dengan banyak cabang. Integrasi ke Mekari Talenta menyatukan penggajian dengan pembukuan; gambaran sisi HR-nya ada di perbandingan software HRIS.


6. Accurate Online. Salah satu merek akuntansi lokal yang paling lama beredar dan dikenal luas di kalangan akuntan serta konsultan pajak. Posisinya sebagai sistem akuntansi lengkap untuk perusahaan menengah dengan modul tambahan yang dipilih sesuai kebutuhan.


7. Odoo Accounting. Modul keuangan dari ERP modular sumber terbuka asal Belgia. Menarik bagi perusahaan menengah yang ingin menambah modul persediaan, penjualan, atau produksi secara bertahap di platform yang sama, dengan catatan penyesuaian membutuhkan mitra implementasi yang berpengalaman.


8. Xero. Pemain cloud global asal Selandia Baru yang dikenal dengan rekonsiliasi bank dan pelaporan multi-mata uang. Sering dipilih perusahaan yang punya pelanggan atau investor di luar negeri dan terbiasa dengan standar pelaporan internasional.


9. QuickBooks Online. Buatan Intuit dari Amerika Serikat dan termasuk yang paling banyak dipakai secara global. Untuk perusahaan di Indonesia, pilihan ini lazim pada anak perusahaan atau tim yang harus mengikuti format pelaporan kantor pusat di luar negeri.


10. Krishand Accounting. Merek lokal yang memposisikan diri pada kepatuhan pajak Indonesia dan dipakai tim keuangan internal maupun konsultan pajak dengan banyak klien. Pilihan bagi perusahaan yang menempatkan pelaporan pajak sebagai kebutuhan utama.


Kelas enterprise dan grup usaha

Pada kelas enterprise, akuntansi bukan lagi aplikasi terpisah, melainkan modul keuangan di dalam ERP. Kebutuhan penentunya: banyak entitas, mata uang, dan yurisdiksi pajak; konsolidasi laporan lintas entitas; dan satu basis data yang dipakai keuangan sekaligus operasi. Perbedaan software akuntansi dengan ERP dibahas di pilar lima software ERP terbesar.


11. SAP Business One. ERP dari SAP untuk perusahaan menengah ke atas, terutama manufaktur dan distribusi, dengan modul keuangan yang terintegrasi ke persediaan, pembelian, dan produksi dalam satu basis data. Perbandingannya dengan NetSuite dan Odoo dibahas di artikel NetSuite vs SAP Business One vs Odoo.


12. Oracle NetSuite. ERP cloud yang menyatukan keuangan, persediaan, CRM, dan e-commerce dalam satu platform. Halaman resmi NetSuite Financial Management menyebut fungsi buku besar, piutang, utang, pengelolaan pajak, aset tetap, dan kas, dengan pengawasan terpusat atas proses akuntansi, data, dan pelaporan lintas unit bisnis, anak perusahaan, dan wilayah. Janji lain di halaman itu: percepatan tutup buku yang tetap patuh pada standar akuntansi, dasbor dan KPI berbasis peran, serta penganggaran dengan alur persetujuan.


Manfaat NetSuite untuk tim keuangan diuraikan lebih jauh di artikel enam keunggulan NetSuite untuk FP&A.


Tabel Perbandingan Software Akuntansi per Kelas

Tabel ini merangkum positioning tiap produk tanpa harga, karena skema langganan berubah dan sering bergantung pada jumlah pengguna serta modul. Informasi biaya terbaru untuk Mekari Jurnal dan NetSuite bisa diminta ke tim Virtuenet.


Software

Kelas

Basis

Kekuatan utama

Cocok untuk

Kledo

UMKM

Cloud

Antarmuka ringan, mudah dimulai

Usaha kecil yang baru merapikan pembukuan

Zahir Accounting

UMKM–menengah

Desktop & cloud

Modul cukup lengkap, merek lama

Usaha kecil-menengah yang ingin sistem tumbuh

Bee Accounting

UMKM

Desktop & cloud

Kasir dan pembukuan satu paket

Ritel dan makanan-minuman skala kecil

Paper.id

UMKM

Cloud

Penagihan dan pembayaran terhubung

Usaha dengan volume faktur tinggi

Mekari Jurnal

Menengah

Cloud

Automasi jurnal, approval, audit trail, API

Perusahaan menengah multi-cabang di ekosistem Mekari

Accurate Online

Menengah

Cloud

Dikenal akuntan dan konsultan pajak

Perusahaan menengah dengan modul pilihan

Odoo Accounting

Menengah

Cloud & on-premise

Modular, sumber terbuka

Perusahaan yang ingin menambah modul bertahap

Xero

Menengah

Cloud

Rekonsiliasi bank, multi-mata uang

Bisnis dengan pelanggan atau investor asing

QuickBooks Online

Menengah

Cloud

Standar pelaporan internasional

Anak perusahaan dengan kantor pusat di luar negeri

Krishand Accounting

Menengah

Desktop & cloud

Kepatuhan pajak Indonesia

Tim keuangan dan konsultan pajak

SAP Business One

Menengah–enterprise

Cloud & on-premise

ERP terintegrasi satu basis data

Manufaktur dan distribusi

Oracle NetSuite

Enterprise

Cloud

Konsolidasi multi-entitas, tutup buku cepat

Grup usaha dan perusahaan multinasional


Kapan Software Akuntansi Perlu Naik ke ERP?

Perpindahan kelas jarang ditentukan oleh umur perusahaan; yang menentukan adalah kompleksitas operasinya. Empat tanda berikut paling sering muncul sebelum perusahaan memutuskan berpindah.


  • Konsolidasi masih di spreadsheet. Laporan beberapa entitas atau cabang digabung manual setiap bulan; masalah dan solusinya dibahas di artikel konsolidasi keuangan multi-cabang.

  • Tutup buku memakan waktu lebih dari seminggu. Data dari gudang, penjualan, dan proyek datang terpisah, lalu direkonsiliasi belakangan; lihat penyebab closing keuangan lama.

  • Ada transaksi multi-mata uang dan yurisdiksi pajak berbeda. Selisih kurs dan aturan pajak tiap negara harus ditangani sistem, bukan dihitung ulang manusia.

  • Keuangan harus menyatu dengan operasi. Manajemen ingin margin per proyek, per cabang, atau per lini produk dilihat langsung dari data transaksi, bukan dari rekap.


Jalan tengah yang sering diambil grup usaha: anak perusahaan atau cabang tetap memakai software akuntansi kelas menengah untuk operasional harian, sementara konsolidasi dan pelaporan grup dijalankan di ERP. Pendekatan bertahap ini menghindari migrasi besar sekaligus di semua entitas.


Tiga Kebiasaan yang Menentukan Hasil, Apa Pun Software Akuntansinya

Sistem yang tepat tidak otomatis menghasilkan laporan yang benar. Tiga kebiasaan berikut membedakan perusahaan yang laporannya bisa dipercaya dari yang sekadar memiliki aplikasi.


Tutup pintu transaksi di luar sistem. Kas kecil dan penggantian biaya karyawan adalah dua jalur yang paling sering lolos dari pembukuan. Aturkan keduanya dengan SOP tertulis, seperti dijelaskan di panduan petty cash dan reimbursement karyawan, lalu pastikan alur persetujuannya berakhir di jurnal.


Hubungkan penggajian dengan pembukuan. Beban gaji, potongan pajak, dan iuran adalah komponen biaya terbesar bagi banyak perusahaan jasa. Cara perhitungannya dibahas di panduan menghitung PPh 21 karyawan; hasilnya seharusnya masuk otomatis ke akun beban, bukan diketik ulang.


Manfaatkan transparansi yang dihasilkan sistem. Laporan yang tersedia tepat waktu mengubah cara pemilik dan manajemen mengambil keputusan; dampaknya dibahas di artikel pengaruh accounting software terhadap transparansi keuangan.


Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Software Akuntansi

Apa yang dimaksud dengan software akuntansi?

Aplikasi yang mencatat transaksi keuangan perusahaan ke dalam jurnal dan buku besar, lalu menyusunnya menjadi laporan laba rugi, neraca, dan arus kas. Versi modern umumnya berbasis cloud dan menambahkan faktur, rekonsiliasi bank, pengelolaan pajak, serta persediaan.


Apa software akuntansi terbaik untuk UMKM?

Untuk usaha kecil dengan satu entitas dan satu lokasi, pilihan yang tepat adalah aplikasi cloud yang mudah dipakai tanpa latar belakang akuntansi, misalnya Kledo, Zahir, Bee Accounting, atau Paper.id. Pilih yang paling dekat dengan pola transaksi harian usaha Anda, bukan yang fiturnya paling banyak.


Apa bedanya software akuntansi dan aplikasi akuntansi?

Dalam praktik keduanya merujuk pada hal yang sama. Istilah aplikasi akuntansi lebih sering dipakai untuk produk berbasis ponsel atau versi ringan bagi usaha kecil, sedangkan software akuntansi biasanya dipakai untuk sistem yang lebih lengkap bagi perusahaan menengah ke atas.


Apa bedanya software akuntansi dan software ERP?

Fokus software akuntansi ada pada pencatatan dan pelaporan keuangan. ERP mencakup keuangan plus modul operasional lain seperti persediaan, pembelian, produksi, proyek, dan SDM dalam satu basis data, dengan konsolidasi lintas entitas. Perusahaan naik ke ERP ketika data keuangannya harus menyatu dengan operasi.


Apakah software akuntansi lokal mendukung e-Faktur dan Coretax?

Sebagian besar produk lokal menyediakan pengelolaan pajak yang terhubung ke sistem resmi Direktorat Jenderal Pajak, tetapi cakupan dan mekanismenya berbeda di tiap vendor, terutama setelah penerbitan faktur pajak berpindah ke Coretax. Minta demo alurnya secara spesifik sebelum berlangganan.


Kapan perusahaan sebaiknya berpindah dari software akuntansi ke ERP?

Tanda yang paling umum: konsolidasi laporan beberapa entitas masih dikerjakan di spreadsheet, tutup buku bulanan memakan waktu lebih dari satu minggu, ada transaksi multi-mata uang, atau data keuangan harus terhubung langsung dengan gudang, proyek, dan penjualan.


Diskusikan Pilihan Software Akuntansi Perusahaan Anda

Tim Virtuenet by Prasetia memetakan proses bisnis Anda lebih dulu, baru merekomendasikan sistemnya: Mekari Jurnal untuk perusahaan menengah yang membutuhkan kontrol dan integrasi, atau Oracle NetSuite untuk grup usaha yang membutuhkan konsolidasi lintas entitas. Hubungi tim Virtuenet untuk diskusi kebutuhan, demo, dan informasi terkini termasuk soal paket dan biaya.



Joe Martiar Simatupang — Head of Marketing, Virtuenet by Prasetia


Mendampingi perusahaan di Indonesia memilih dan menerapkan sistem bisnis untuk skala menengah hingga enterprise.


Virtuenet IG Background 01.jpg
lark lets get started.jpg

Hubungi kami sekarang!

Thanks for submitting!

bottom of page